Persahabatan Bagai Kepompong, Dinamika Persahabatan Remaja Masa Kini

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Suara. com – Sedang ingat lagu ‘Persahabatan Bagai Kepompong’ yang dibawakan Sindentosca? Lagu ini pernah meledak pada masanya, dan dijadikan soundtrack sinetron berjudul sebanding pada tahun 2008 berserakan. Dan kini, kisah persahabatan para anggota Geng Kepompong hadir kembali dalam film ‘Persahabatan Bagai Kepompong’ dengan tayang secara eksklusif pada Disney+ Hotstar mulai tanggal 26 Februari 2021.

Film ini bercerita mengenai kehidupan sekolah lima sahabat yang menghadapi berbagai problematika yang biasa dihadapi sebab anak remaja, di mana Ben Sarjono (Bio One) berusaha untuk mempersatukan seluruh anggotanya dengan cara mengenyampingkan ego masing-masing, saling ingat, dan saling mendukung.

Kisah tentang biji persahabatan ini dimulai secara Ben Sarjono, yang ialah sepupu dari Isabel, tengah mengalami duka yang mendalam setelah kehilangan ibu dengan berperan besar dalam hidupnya. Tidak lama setelah tersebut, sang ayah pun ditugaskan untuk bekerja di Papua. Lantas, untuk sementara waktu, Ben terpaksa dititipkan untuk tinggal bersama keluarga Isabel.

Dalam keadaan masih terpukul dan merasa kehilangan ibunya, Ben pun harus kembali melanjutkan kehidupannya sebagai seorang anak SMP. Berada dalam satu sekolah yang cocok dengan Isabel, kepribadian Ben yang introvert membuatnya merasakan sedikit tidak nyaman dan sering kali risih sebab harus bergaul dengan sepupu dan ketiga sahabatnya yakni Dana, Bembi, dan Lydia.

Baca Juga: Spiderman No Way Home: Bocoran Plot, Pemeran dan Jadwal Rilis Film

Tetapi, seiring berjalannya waktu, Ben rendah mulai menerima kenyataan dan menemukan arti dari seluruh hal yang dialaminya belakangan ini, bahwa Isabel, Pemberian, Bembi, dan Lydia adalah para sahabat yang menerimanya dan peduli terhadap dirinya. Mereka pun menamai grup persahabatannya sebagai Geng Kepompong.

Alih-alih menjalani kehidupan persekolahan bebas dari drama, keempat anggota Geng Kepompong mempunyai motif terselubung dengan kehadiran Ben sebagai anggota anyar di dalam geng mereka. Klub Kepompong ternyata memanfaatkan kehadiran Ben untuk mengalahkan kelompok lainnya yang dipimpin sebab sang primadona sekolah Paula (Cut Beby Tshabina), dengan juga merupakan musuh besar Isabel. Akankah Geng Kepompong mampu melewati berbagai pertengkaran rumit yang mengusik persahabatan mereka?

Sang sutradara, Sentot Sahid, berusaha mengangkat lika-liku kehidupan para siswa dengan sering terjadi di dunia sekolah, mulai dari kesibukan percintaan, eksplorasi, pengembangan diri, hingga isu perundungan (bullying) yang mungkin jarang diketahui oleh para orangtua. Harapannya, selain menghibur, film itu juga bisa menginspirasi kita semua untuk selalu mengerjakan baik dan menjunjung mulia nilai-nilai persahabatan yang dicerminkan dari kelima sahabat ini.