Kejadian Terorisme, Deddy Corbuzier: Hamba Mualaf karena Cinta Iba dan Akhlak

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Suara. com kacau Deddy Corbuzier ikut berkomentar tentang ulah penyerangan Mabes Polri di Rabu (31/3/2021) kemarin. Menurutnya, pelaku sudah terpapar prinsip radikalisme oleh oknum dengan selalu mengaungkan kalimat kafir.  

Pernyataan duda bani satu itu merujuk di surat wasiat si pelaku yang menyebut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jadi kafir. Memiliki pengalaman dituduh sebagai kafir, Deddy Corbuzier bingung dengan agama & ajaran oknum pendoktrin itu.  

“Saya itu dulu pernah dikafir-kafirkan oleh pemuka agama. Dibilang acara saya jangan ditonton karena saya kafir tersebut saya pernah. Nah itu ajaran seperti apa? Digaung-gaungkan terus kata-kata kafir, namun orang yang ngomong mikrofonnya pakai buatan kafir, ” kata Deddy Corbuzier pada Podcast-nya, yang diunggah Rabu (31/3/2021) malam.

[embedded content]

Baca Serupa: Cita Citata Bocorkan Cara Cepat Lupakan Mantan Pacar

Sejak kerjadian itu, kekasih Sabrina Chairunnisa ini menduga ada oknum yang sengaja berhajat memecah belah kerukunan pengikut beragama. Padahal menurutnya, keyakinan islam tidak mengajarkan kesumat.

“Ini secara tidak langsung membuat orang membenci orang dengan agama yang berbeda. Sedangkan Islam tidak mengajarkan itu. Agama itu mabuk kasih dan akhlak, oleh karena itu sudah nggak masuk tepat, ” ucapnya.

“Orang-orang mengkafir-kafirkan ini cuma adu domba dan bikin perpecahan. Kami juga nggak tahu siapa yang nyuruh dan petunjuk seperti apa, ” katanya menyambung.

Kalau pelaku melakukan aksi penyerangan dengan mengatasnamakan Islam, Deddy Corbuzier pribadi keberatan. Pasalnya, dia pindah keyakinan menjelma seorang mualaf karena petunjuk yang penuh cinta iba.

“Karena ketika saya merembes muslim yang diajarkan ialah agama islam itu cinta kasih, akhlak terhadap seluruh semua ciptaan Allah, mungkin gurunya salah” tuturnya.

Baca Pula: Ayah Zakiah Aini: Tak Mungkin Dia Seperti Itu, Pasti Tersedia yang Menuntun